- Back to Home »
- Harun yahya »
- SEL : The great factory that can't see directly by eyes
Posted by : Unknown
Wednesday, September 24, 2014
Tubuh kita
terdiri atas triliunan sel. Jumlah ini tidak bisa disepelekan.
Jelaslah satu triliun adalah jumlah yang begitu besar. Setiap tubuh
manusia dewasa terdiri atas 100 triliun sel. Tetapi syukurlah sel-sel
ini sangat kecil, sehingga tubuh kita tidak berukuran raksasa.
Contoh-contoh yang akan kita berikan di sini akan membantu kalian
untuk lebih memahami betapa kecilnya sel-sel itu. Ketika satu juta
sel-sel tubuh kita berkumpul bersama, mereka menempati sebuah tempat
yang tidak lebih besar daripada sebuah ujung jarum. Meskipun demikian
kecil, bentuk sebuah sel tidak pernah bisa dipahami dengan sempurna.
Para ilmuwan masih melakukan penelitian tentang sistem yang dimiliki
oleh sebuah sel.
Sel
pertama yang membentuk tubuh kalian berasal dari rahim ibu kalian
dengan menyatunya dua sel, yang satu dikeluarkan oleh tubuh ibu
kalian dan satunya lagi oleh ayah kalian. Sel ini terus membelah dan
menjadi segumpal daging beberapa waktu kemudian. Kemudian, begitu
sel-sel yang membentuk daging ini terus membelah untuk membentuk
sel-sel baru, tubuh kalian pun mulai sedikit demi sedikit terbentuk.
Setiap sel
baru memiliki bentuk berbeda. Beberapa menjadi sel darah, beberapa
menjadi sel tulang, dan lainnya menjadi sel syaraf. Ada 200 jenis sel
berbeda di dalam tubuh kita. Yang jelas, seluruh sel ini terdiri atas
bagian-bagian yang serupa, namun masing-masingnya melakukan tugas
berbeda-beda. Misalnya, sel-sel otot dalam kaki kalian menyerupai
anyaman tali sehingga kalian bisa berjalan dan berlari. Berkat bentuk
ini, otot-otot tangan dan kaki kalian tidak robek karena peregangan
yang berlebihan ketika kalian bermain bola. Adapun sel darah
berbentuk bulat seperti piringan. Tugas mereka adalah membawa
oksigen, yang diperlukan oleh tubuh kalian, melalui perantaraan
pembuluh darah. Berkat bentuk mereka ini, mereka bisa dengan mudah
mengalir melalui pembuluh darah bersama oksigen yang mereka bawa.
Sel-sel kulit, di lain pihak, menyatu dan teratur rapat. Dengan
demikian, kulit kalian tidak dapat ditembus oleh mikroba dan air.
Begitu
juga dengan semua sel-sel lainnya. Mereka juga mempunyai bentuk yang
sesuai dengan tugasnya masing-masing. Akan tetapi sel-sel ini
tidaklah mendapatkan bentuknya secara kebetulan. Coba renungkan
komputer, mobil, atau pesawat. Ada orang yang telah merancang
bentuknya dan sistem yang diperlukan untuk menjalankan masing-masing
alat ini. Seluruh perinciannya dipertimbangkan dan direncanakan oleh
ahli perusahaan yang memproduksinya. Mobil-mobil diproduksi sehingga
nyaman dan aman untuk dijalankan. Televisi diproduksi sehingga dapat
menampilkan gambar dan suara dengan mutu terbaik kepada pemirsanya.
Ini tidak hanya berlaku untuk alat-alat teknologi, melainkan juga
untuk seluruh benda yang kita gunakan. Meja, kursi, bangunan tempat
kalian tinggal, pensil yang kalian gunakan, peralatan makan seperti
sendok dan garpu di dapur kalian... masing-masingnya adalah hasil
sebuah rancangan. Masing-masingnya telah direncanakan dengan
terperinci dan tidak ada yang terjadi karena kebetulan. Seperti yang
kalian ketahui, agar sebuah rancangan dan sebuah produk bisa terjadi,
diperlukan akal.
Sekarang,
mari kita renungkan tubuh kita. Sel-sel kita memiliki perencanaan dan
fungsi yang lebih maju dibandingkan sebuah televisi atau peralatan
teknologi mana pun. Bahkan, sel-sel ini memiliki sifat yang luar
biasa, yaitu mereka hidup. Seperti telah disebutkan sebelumnya, para
ilmuwan tidak sepenuhnya memahami sistem dalam bentuk kecil yang
menakjubkan ini.
Kalian
tentu ingin tahu, bagaimana rancangan seperti itu, yang tidak bisa
diketahui dengan sempurna oleh pikiran manusia, bisa tercipta dalam
ruang yang kecil itu?
Ini
membuktikan kepada kita bahwa sel-sel kita telah direncanakan dan
diciptakan oleh sesuatu yang memiliki kecerdasan mahahebat. Pemilik
kecerdasan seperti itu adalah Allah, Yang telah menciptakan kita
dengan sempurna hingga perincian terkecilnya.

