- Back to Home »
- Harun yahya »
- How Brain Work
Posted by : Unknown
Wednesday, September 24, 2014
Ambillah
sebuah puzzle,
lalu acaklah bagian-bagiannya di atas lantai. Anggaplah bagian-bagian
itu merupakan seluruh pengetahuan kita tentang dunia. Misalkan
beberapa bagian menunjukkan cahaya, beberapa bagian adalah warna, dan
lainnya adalah suara. Sekarang ambil bagian-bagian itu satu demi satu
dan mulailah menyusun kembali untuk membentuk sebuah gambar.
Pekerjaan yang kalian lakukan dengan berpikir panjang ini dilakukan
seratus kali dalam sedetik oleh otak kalian, yang bekerja atas ilham
dari Allah. Tahukah kalian, bagaimana itu terjadi?
Otak
mengumpulkan informasi yang diterima dari mata, hidung, telinga,
kulit, mulut, dll. dan menyimpulkannya. Yang melakukan penyimpulan
ini adalah gabungan 100 miliar sel saraf dalam otak kalian. Sel-sel
ini bekerja tanpa henti dan memungkinkan kalian melihat warna apel
yang kalian makan, mengenali suara teman baik kalian, dan merasakan
bau coklat.
Gambar di
halaman berikutnya menunjukkan beberapa anak yang tengah
bercakap-cakap, mendengar, mencium, berlari, dan tidur dalam otaknya.
Tentu ini hanyalah gambar khayal yang tujuannya adalah untuk
menunjukkan bagian-bagian tertentu dari otak dan kegunaannya.
Sebenarnya, otak terdiri atas sel-sel syaraf, yang bisa dilihat di
bawah mikroskop. Menurut kalian apakah sel-sel syaraf bisa melihat
boneka kesukaan kalian atau rasa es krim coklat? Tentu saja tidak.
Hal ini karena sel-sel syaraf terdiri atas bungkahan daging semata.
Oleh sebab itu, pastilah ada suatu zat yang sangat hebat yang telah
menciptakan dunia mengagumkan ini. Dia adalah Allah. Allah, pemilik
segalanya, menciptakan segalanya dengan sempurna dan memberikan
kepada kita kehidupan yang indah. Yang harus kita lak
ukan sebagai
balasannya hanyalah bersyukur kepada Allah. Allah telah memberi kita
mata dan telinga, misalnya, dan telah menyuruh kita untuk bersyukur
kepada-Nya sebagaimana firmannya
"Dan
Dia-lah yang telah menciptakan bagi kalian, pendengaran, penglihatan,
dan hati. Amat sedikit kalian bersyukur." (QS Al-Mu'minun:78)

